Anak mu Lanang

Sebuah Lagu asik karya dari "mas ali gundul"

Download:
http://www.4shared.com/audio/o2AZpGQ5/anakmu_lanang.html


Lirik + artinya:

mak iki lho anak mu lanang
( ibu ini anak mu laki laki)
awit cilik uripe nok paran paran
( sejak kecil hidupnya ke mana mana)
mak iki lho anak mu lanang
( ibu ini anak mu laki laki)
awit cilik uripe nek perantauan
( sejak kecil hidupnya di perantauan)
teko malang budal nyang semarang
( dari malang pergi ke semarang)
teko semarang golek sandang pangan
(sampai semarang mencari sandang pangan/ rejeki)
mak iki lho anakmu wedok
(ibu ini anak mu perempuan)
awit cilik uripe dodolan rokok
( sejak kecil hidupnya jualan rokok)
mak iki lho anakmu wedok
(ibu ini anak mu perempuan)
awit cilik uripe dodolan rokok
( sejak kecil hidupnya jualan rokok)
rokok klobot mbakau
(rokok kertas Bakau) = biasanya di bikin sendiri di pake orang tua jaman dulu)
yen di pikir nek awak loyo
( jika di pikir di badan jadi loyo)

Reff:


rino wengi tak rewangi aku wiridan
( siang malam aku selalu wiridan/ Dzikir)
pengen due bojo seng ayu tenanan
( kepingin punya istri yang cantik)
rino wengi tak rewangi aku wiridan
( siang malam aku selalu wiridan/ Dzikir)
neng jebule aku kalah saingan
( tetapi aku kalah bersaing)
neng jebule pacarku di gowo sedan
( tetapi kenyataannya pacarku di bawa oleh sedan)

mak pendongamu mandhi tenan
( ibu Doa mu terbukti sekarang)
direwangi marang Gusthi Pangeran
( di mintakan kepada Gusti Allah)
mak pendongamu mandhi tenan
( ibu Doa mu terbukti sekarang)
direwangi marang Gusthi Pangeran
( di mintakan kepada Gusti Allah)
anakmu seng ono perantauan
(anakmu yang ada di perantauan)
wis iso muleh gowo sedan
( sudah bisa pulang bawa sedan)
anakmu seng ono perantauan
(anak mu yang ada di perantauan)
wis iso muleh gowo perawan
( sudah bisa pulang bawa perawan/ gadis)

Pacarku.... di gowo sedan.....
(pacarku.... di bawa sedan....)

Setiap Orang Punya Cerita




Hidup selalu terbungkus oleh banyak lapisan. Kita hanya melihat lapisan luar & tidak tahu isi dalamnya...

Kita hanya melihat, wah.... pengusaha itu hebat, rumahnya besar, mobilnya mewah, hidupnya bahagia sekali...
Padahal dia lagi stress & hidupnya penuh hutang, kerja keras hanya buat bayar bunga pinjaman, semua asetnya sudah jadi milik bank...

Huaaa... pasangan anggun yg hadir di acara reuni itu begitu serasi & mempesona, mrk pasti hidup harmonis & bahagia...
Padahal hidup mrk penuh dgn kebencian, saling menuduh, menghianati & menyakiti, bahkan sudah dlm proses perceraian & bagi harta...

Lihat pemuda itu, lulusan UI dgn nilai cumlaude, pasti mudah dpt kerja, gaji besar, hidupnya pasti bahagia...
Padahal dia kena PHK sudah 10x, jadi korban fitnah di lingkungan kerjanya. Sudah 2 bulan belum dapat job baru...

Woww... Ibu muda itu, selalu ke pub clubbing & diskotik, dia punya byk waktu, gak perlu pusingin kerjaan rumah, hidupnya enjoy banget, dia pasti bahagia....
Padahal batinnya hampa & kesepian, jiwanya merintih. suaminya tak pernah menghargai & mengasihinya...

Lihat tetangga kita anaknya sudah besar2 semua, bapak ibunya sudah boleh santai & tenang, mrk pasti bahagia, namun kenyataannya org tua mrk tak pernah bisa tidur nyenyak, anak2nya tak berbakti, suka judi & narkoba.

Kita selalu tertipu oleh keindahan di luar & tdk tahu realita yg di dalam.

Sesungguhnya semua keluarga punya masalah. Semua org punya cerita duka. Begitulah hakekat hidup.

Janganlah menggosip tentang masalah org, sebenarnya siapapun tidak mau mengalami masalah tp manusia tak luput dr masalah.

Jangan mengeluh krn masalah. Hayatilah makna dibalik semua masalah maka semua masalah akan membuat hidup menjadi bermakna!

Jangan bandingkan hidupmu dgn orang lain, krn orang lain belum tentu lebih bahagia dari kita......
Be wise,when u read this

Tuhan Mengatur Segala Hak Kita




Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dgn rasa putus asa. Kondisi finansial keluarganya morat-marit.. Saat menyusuri jalanan sepi, kakinya terantuk sesuatu. Ia membungkuk dan menggerutu kecewa. “Uh, hanya sebuah koin kuno yg sudah penyok.”. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke bank.

“Sebaiknya koin in dibawa ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran.
Lelaki itu membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, koinnya dihargai 30 dollar.

Lelaki itu begitu senang. Saat lewat toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu obral. Dia pun membeli kayu seharga 30 dollar utk membuat rak buat istrinya. Dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang..

Di tengah perjalanan dia melewati bengkel pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu bermutu yg dipanggul lelaki itu. Dia menawarkan lemari 100 dollar utk menukar kayu itu. Setelah setuju, dia meminjam gerobak utk membawa pulang lemari itu..

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita melihat lemari yg indah itu dan menawarnya 200 dollar. Lelaki itu ragu-ragu. Si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju dan mengembalikan gerobaknya..

Saat sampai di pintu desa, dia ingin memastikan uangnya. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar.
Tiba-tiba seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur..

Istrinya kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya bertanya, “Apa yg terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yg diambil oleh perampok tadi?”

Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”..

Demikianlah TUHAN mengatur hak-hak kita.... Bila kita sadar kita tak pernah benar² memiliki apapun, kenapa saat kehilangan kita harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan ??

Apakah kita bisa seperti Pria tsb??..

Seberapa Besar hati Kita




Ada seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang menghadapi masalah.

Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya.

Pak tua bijak hanya mendengar dgn seksama, lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu mengambil segelas air.

Ditaburkanlah serbuk pahit itu ke dlm gelas & diaduk perlahan,”Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya?” Ujar pak tua
“Pahit sekali.....” Jawab pemuda itu

Pak tua itu tersenyum, mengajak pemuda itu utk berjalan ke tepi danau di belakang rumahnya.

Mereka berjalan berdampingan & akhirnya sampailah mereka berdua ke tepi danau yg tenang itu. Sesampai disana, pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke danau itu dan dgn sepotong kayu ia mengaduknya, “Coba ambir air dari danau itu & minumlah”

Saat si pemuda mereguk air itu, pak tua bertanya lag, “Bagaimana rasanya...?”
“Segar....” sahut si pemuda....

" Apakah kamu merasakan pahit di dlm air itu?" Tanya pak tua itu
" Tidak...." Sahut pemuda itu.

Pak tua itu tertawa sambil berkata "Anak muda..." Dengarkan baik2, pahitnya kehidupan sama sperti segenggam serbuk pahit ini, tak lebih tak kurang. Jumlah dan rasa pahitnya pun sama & mmg akan tetap sama. Tapi "INGAT.." kepahitan yg kita rasakan sangat tergantung dari wadah yg kita miliki.

* Jadi saat kita merasakan kepahitan & kegagalan dlm hidup, hanya ada satu yg kita dapat lakukan:

“Luaskan & perbesar kapasitas hatimu utk menampung setiap kepahitan itu” Hati kita adalah wadah itu. Jgn jadikan hati kita seperti gelas, tapi buatlah hati kita seperti danau yg besar & mampu menampung setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kedamaian...

Pencarian By Mbah Google

My Status

Mengenai Saya

Foto saya
Jepara, jawa Tengah, Indonesia
Becik Ketitik Olo Ketoro

Ngobrol

Tunggal Guru

Cek No HP

Ceebydith HLR Lookup